Senin, 16 November 2015
Sabtu, 07 November 2015
-
- BIOS (Basic Input Output System)
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.
Fungsi utama BIOS
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.
Fungsi utama BIOS
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
-
- Booting
Booting adalah proses persiapan sistem operasi ke dalam memori
komputer. Dalam pengertian yang lain, booting adalah proses membaca
seluruh hardware sampai dengan kondisi
komputer siap untuk digunakan. Saat pertama kali menyalakan komputer maka sistem operasi akan
membaca seluruh hardware yang terpasang pada sebuah komputer.
- - Booting adalah mengacu kepada proses awal menyalakan
komputer saat semua register prosesor diatur kosong, dan status
mikroprosesor/prosesor
-
- Menu Bios
|
MENU
|
SUB MENU
|
FUNGSI
|
|
ADVANCED BIOS
FEATURES
|
Interupt Mode
(PIC/PIC)
PIC = dapat melakukan interrupt sebanyak 16 interupt APIC = 23 interupt |
Untuk menghindari
konflik resource pada saat sebagian besar slot PCIdipenuhi oleh periperhal
|
|
CPU Fast Strings
|
Mempengaruhi
kinerja cache L1 pada CPU. Ubah settimg menjadi Enabled
|
|
|
MPS Control for OS
(1.1/1.4)
|
Berfungsi jika
menggunakan 2 processor atau lebih.
|
|
|
ADVANCED CHIPSET
FEATURES
(Kemmpuan untuk melakukan tweaking untuk meningkatkan kinerja) |
Compatible FPU
OPCODE
(Enabled/Disabled) |
Melakukan emulasi
FPU yang dapat meningkatkan kinerja pada P-4 sehinggga memberikan
kompatibilitas yang lebih besar. Seting Disable agar kinerja CPU tidak
lambat dalam melakukan kalkulasi.
|
|
ATA 66/100 IDE
Cable Msg (Enabled/Disabled)
|
Pilih Enabled.
Untuk memilih 40 pin (ATA 66) atau 80 pin (ATA 100) yang berfungsi untuk
meningkatkan transfer data.
|
|
|
USB 2.0 HS Refer
Voltage (Low/Medium/High/Max)
|
Hanya tredapat pada
board baru untuk meningkatkan kecepatan USB 2.0. pilih Maximum
|
|
|
Delay Prior to
Thermal (4/8/16/32)
|
Hanya ada di P-4.
untuk menentukan lama prosessor berada pada modus lambat ketika terjadi
overhead (panas berlebih)
|
|
|
Power Management
Setup
|
Mengatur
penghematan energi
|
|
|
ACPI Suspend Type,
S1 (POS) / S3 (STR)
|
S1 = PC akan lebih
cepat karena hanya Hdisk, CP dan monitor yang dimatikan.
S3 = semua perangkat dimatikan kecuali RAM. Untuk menghemat energi. S3 lebih rumit dari S1, pilih S1. berlaku hanya pada Win2000 dst. |
|
|
Frequency/Voltage
Control
|
Mendukung
peningkatan kecepatan CPU dan RAM. Peningkatan tegangan listrik dapat
membantu mengatasi komponen bermasalah akibat overclocking.
|
|
|
AGPCLK/CPUCLK
|
Fitur dilengkai
dengan “pembagi variable yang dapat mengatur frekuensi antara AGP dan PCI
agar tidak bergantung pada FSB. Atur pilihan pada “Fix” agar frekuensi AGP
dan PCI selalu tetap pada 33 atau 66 MHz.
|
|
|
Virus Warning
(Enabled/Disabled)
|
Untuk memproteksi
virus sebelum booting yang menyerang boot sector. Fasilitas ini dapat
menyebabkan kegagalan ada instalasi routin software. Lebih baik di Disable
saja
|
|
|
CPU Level 1 Cache
(Enable/Disable)
|
Bermanfaat pada
saat overclocking dalam mengidentifikasi penyebab kegagalan overclock. Pilih Enable
jika melakukan overclock dan pilih Disable jika tidak melakukan
overclock.
|
|
|
CPU level 2 Cache
(Enable/Disable)
|
Untuk mendeteksi
penyebab kegagalan overclock. Pilih Disable agar CPU dapat
di-overclock.
|
|
|
CPU L2 cache ECC
Checking (Enable/Disable)
|
Berfungsi untuk
pengecekan ECC (Error Correcting Code) jika ada. Enable-kan fungsi ini untuk
mendeteksi dan mengoreksi single-bit error data yang disimpan dalam L2 cache.
Selain itu, dapat mendeteksi double-bit error tp tidak bisa mengoreksi. ECC
bisa membuat system stabil dan reliable, khususnya jika di-overclock. Lebih
baik pilih Enable.
|
|
|
Processor Number
Feature (Enable/Disable)
|
Hanya berlaku pada
processor P-3. memungkinkan untuk mengecek apakah seri dari P-3 bisa dibaac
dari program eksternal. Pilih Disable
|
|
|
Quick Power On Self
Test (Enable/Disable)
|
Meng-enable
fitur ini dapat mempersingkat sejumlah tes dan melewati tes-tes yang lain
pada saat booting. Sehingga booting menjadi lebih cepat. Lebih baik pilih Enable
|
|
|
Boot Sequence
|
Menentukan urutan
booting.
|
|
-
- INSTALASI
Pengertian Install Diposkan
oleh Admin INSTAL artinya adalah memasang program ( perangkat lunak ) ke dalam komputer.
semua perangkat lunak (misalnya, microsoft windows, microsoft Office dan
lain-lain, ) harus kita instal lebih dahulu kedalam komputer, baru bisa
digunakan, selain itu, instal juga berfungsi untuk menyesuaikan program dengan
alat-alat terpasang pada komputer kita, dan menguraikan file-file yang
dipadatkan , sebab ketika perangkat lunak diluncurkan, file-file dipadatkan (
di-compress) untuk memperkecil ukuran file.
Rekayasa
perangkat lunak
-
Pengertian Perangkat Lunak - Perangkat Lunak atau biasa kita
sebut dengan "software" merupakan hal yang sangat penting dalam
komputeristik, karena alasannya sangat jelas yaitu untuk mengolah masukan data
dari luar atau output dan di olah oleh Perangkat Lunak. Perangkat lunak (software) adalah
istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital, termasuk program
komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca dan ditulis
oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud.
Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.
-
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu
kesatuan yang terdiri komponen
atau elemen yang dihubungkan bersama untuk
memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah
ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang
berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
-
Perangkat
lunak aplikasi
(bahasa Inggris: software application) adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan
komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak
sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung
menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan
pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
-
Rekayasa
perangkat lunak
(RPL, atau dalam bahasa Inggris:
Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami
cara-cara pengembangan perangkat lunak
termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat
lunak dan manajemen kualitas.
-
Karakteristik
Perangkat Lunak :
Atribut Perangkat Lunak seharusnya memberikan pengguna kebutuhan fungsionalitas dan unjuk kerja yang dapat di rawat, berguna.
Dalam Buku Software Engineering Ian Sommerville, Perangkat Lunak mempunyai Karakteristik sebagai berikut:
1. Maintanability (Dapat Dirawat), Perangkat Lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
2. Dependability, Perangkat Lunak harus dapat dipercaya
3. Efisiensi, Perangkat Lunak harus efisien dalam penggunaan resource
4. Usability, Perangkat Lunak harus dapat digunakan sesuai dengan yang direncanakan.
Atribut Perangkat Lunak seharusnya memberikan pengguna kebutuhan fungsionalitas dan unjuk kerja yang dapat di rawat, berguna.
Dalam Buku Software Engineering Ian Sommerville, Perangkat Lunak mempunyai Karakteristik sebagai berikut:
1. Maintanability (Dapat Dirawat), Perangkat Lunak harus dapat memenuhi perubahan kebutuhan
2. Dependability, Perangkat Lunak harus dapat dipercaya
3. Efisiensi, Perangkat Lunak harus efisien dalam penggunaan resource
4. Usability, Perangkat Lunak harus dapat digunakan sesuai dengan yang direncanakan.
-
Macam-macam
aplikasi pada perangkat lunak :
·
Perangkat lunak aplikasi (application software)
·
Sistem operasi (operating system) Sistem
operasi
·
Perangkat lunak gratis (freeware) Freeware
atau perangkat lunak gratis
-
Sistem analis adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari
masalah-masalah
yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta
mengidentifikasikan
pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek
bisnis dan
teknologi komputer).
Nama lainnya : system designer, business analyst, system consultant, system
engineer,
software engineer, sistem analyst programmer, information system
engineer.
-
Macam macam teknik pengumpulan data :
a. Angket (Kuesionare)
Angket adalah daftar pertanyaan yang
diberikan kepada responden untuk menggali data sesuai dengan permasalahan
penelitian. Menurut Masri Singarimbum, pada penelitian survai, penggunaan
angket merupakan hal yang paling pokok untuk pengumpulan data di lapangan.
Hasil kuesioner inilah yang akan diangkakan (kuantifikasi), disusun tabel-tabel
dan dianalisa secara statistik untuk menarik kesimpulan penelitian.
b. TES
Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan
serta alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengetahuan
intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
c.
Wawancara
Wawancara merupakan proses komunikasi yang sangat menentukan dalam proses penelitian.
Dengan wawancara data yang diperoleh akan lebih mendalam, karena mampu menggali
pemikiran atau pendapat secara detail.
d. Dokumen
Data dalam penelitian kualitatif kebanyakan
diperoleh dari sumber manusia atau human resources, melalui observasi dan wawancara.
Sumber lain yang bukan dari manusia (non-human resources), diantaranya dokumen,
foto dan bahan statistik. Dokumen terdiri bisa berupa buku harian, notula
rapat, laporan berkala, jadwal kegiatan, peraturan pemerintah, anggaran dasar,
rapor siswa, surat-surat resmi dan lain sebagainya.
e.Observasi
Agar observasi yang dilakukan oleh peneliti
memperoleh hasil yang maksimal, maka perlu dilengkapi format atau blangko
pengamatan sebagai instrumen. Dalam pelaksanaan observasi, peneliti bukan hanya
sekedar mencatat, tetapi juga harus mengadakan pertimbangan kemudian mengadakan
penilaian ke dalam suatu skala bertingkat.
Senin, 02 November 2015
Keterangan Rumus :
- Mid 30 %(=G6*D7)
- Final 50%
(=H6*E7)
- Paper 20%
(=I6*F7)
- Total nilai
(=SUM(G7:I7)*50%)
-Nilai huruf
(=IF(J7>=80;"A";IF(J7>=75;"B";IF(J7>=60;"C";IF(J7>=40;"D";IF(J7>=0;"E")))))
- Keterangan
(=IF(K7="A";"LULUS";IF(K7="B";"LULUS";IF(K7="C";"REMEDIAL"; IF(K7="D";"REMEDIAL";IF(K7="E";"GAGAL")))))
Langganan:
Komentar (Atom)
